<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>yayasandamarjati.or.id &#8211; Damarjati Foundation</title>
	<atom:link href="https://yayasandamarjati.or.id/author/admin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://yayasandamarjati.or.id</link>
	<description>Berkepribadian Dalam Berkebudayaan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Feb 2026 17:42:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-logo-damarjati-32x32.png</url>
	<title>yayasandamarjati.or.id &#8211; Damarjati Foundation</title>
	<link>https://yayasandamarjati.or.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>OBOR JURNALISME DI PUSARAN ARUS PERDAGANGAN GLOBAL</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/obor-jurnalisme-di-pusaran-arus-perdagangan-global/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/obor-jurnalisme-di-pusaran-arus-perdagangan-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 04:12:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nezar Patria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1150</guid>

					<description><![CDATA[yayasandamardjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Artikel &#8211; Jakarta, 28/02/2026). Kedaulatan sebuah bangsa hari ini tidak lagi hanya diukur dari batas teritorial, melainkan dari kemandirian nalar di ruang digital. Jika kita menengok ke belakang, Indonesia pernah menjadi mercusuar dunia melalui Konferensi Asia-Afrika 1955. Di Bandung, kita membuktikan bahwa kedaulatan adalah martabat yang harus diperjuangkan, bukan komoditas yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>yayasandamardjati.or.id &#8211;</strong> (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Artikel &#8211; Jakarta, 28/02/2026). Kedaulatan sebuah bangsa hari ini tidak lagi hanya diukur dari batas teritorial, melainkan dari kemandirian nalar di ruang digital. Jika kita menengok ke belakang, Indonesia pernah menjadi mercusuar dunia melalui Konferensi Asia-Afrika 1955. Di Bandung, kita membuktikan bahwa kedaulatan adalah martabat yang harus diperjuangkan, bukan komoditas yang bisa ditukar. Sejalan dengan itu, jurnalisme Indonesia lahir bukan sebagai industri semata, melainkan sebagai obor pencerdas rakyat yang lahir dari rahim intelektualitas. Kita berhutang budi pada sosok Tirto Adhi Soerjo, sang Bapak Pers yang melalui Medan Prijaji mengajarkan bahwa pers adalah alat pengorganisir rakyat. Kita juga mengenal Rosihan Anwar yang teguh menjaga integritas berita di tiga zaman, serta Mochtar Lubis yang rela dipenjara demi mempertahankan kebenaran dan melawan ketidakadilan. Jurnalisme bagi mereka adalah benteng moral publik—sebuah warisan yang kini terancam oleh kolonialisme bentuk baru: penjajahan informasi digital.</p>
<p>Di tengah arus globalisasi, posisi kita kini diuji. Sebagai anggota World Trade Organization (WTO), Indonesia terikat pada aturan General Agreement on Trade in Services (GATS). Lahirnya Peraturan Presiden nomor. 32 Tahun 2024 (Perpres 32/2024) tentang Publisher Rights adalah sebuah oase. Regulasi ini adalah upaya luhur untuk memastikan media lokal tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri, tetapi mendapatkan keadilan melalui skema bagi hasil yang sah. Harapan yang kita bangun kini terancam oleh penandatanganan Agreement of Reciprocal Trade (ART) Indonesia-Amerika Serikat pada tanggal 19 Februari 2026.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1151" src="https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2.jpeg" alt="" width="1013" height="1280" srcset="https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2.jpeg 1013w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-237x300.jpeg 237w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-810x1024.jpeg 810w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-768x970.jpeg 768w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-150x190.jpeg 150w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-300x379.jpeg 300w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-600x758.jpeg 600w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-696x879.jpeg 696w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-332x420.jpeg 332w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-2-665x840.jpeg 665w" sizes="(max-width: 1013px) 100vw, 1013px" /></p>
<p>Naskah ini menempatkan Indonesia pada posisi inferior dengan beban kewajiban lebih besar dari pada Amerika Serikat. Eufemisme resiprokal digunakan untuk menyamarkan hegemoni digital yang masif. Pada pasal 3.3. ART Indonesia dilarang mewajibkan platform Amerika Serikat untuk berbagi data agregat, melakukan lisensi berbayar, atau membagi pendapatan iklan dengan media lokal. Kita menghadapi kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) yang sangat protektif terhadap dominasi teknologinya melalui narasi free flow of data. ART mewajibkan Indonesia menjamin aliran data elektronik tanpa hambatan ke server di AS, yang secara teknis berbenturan dengan prinsip lokalisasi data dalam UU Pelindungan Data Pribadi (PDP). Jika ART ini diratifikasi tanpa perubahan, maka Perpres 32/2024 hanya akan menjadi macan kertas yang indah di atas materai namun tidak memiliki daya tekan pada perusahaan teknologi raksasa. Kita memberikan akses pasar 100% bagi platform AS, namun kita kehilangan perlindungan 100% bagi ekosistem literasi digital kita. Dampaknya sangat sistemik. Secara ekonomi, media domestik akan kehilangan potensi pendapatan triliunan rupiah dari bagi hasil yang adil.</p>
<p>Secara jurnalisme, media akan terus terjebak dalam arus clickbait (umpan klik) demi mengejar trafik algoritma platform asing untuk bertahan hidup. Tanpa bagi hasil yang adil, media lokal dipaksa menjadi &#8220;pabrik klik&#8221; atau clickbait demi bertahan hidup, yang pada akhirnya akan merusak literasi masyarakat kita. Tanpa kedaulatan data, kita sedang membiarkan industri pers kita—pilar keempat demokrasi—mati perlahan di tangan algoritma yang tidak memiliki tanggung jawab moral terhadap publik Indonesia.</p>
<p>Untuk keluar dari jebakan ini tanpa merusak hubungan internasional, Indonesia harus melakukan re-negosiasi dengan berbasis pada data dan aturan internasional yang sah. Kita tidak boleh terjebak dalam dikotomi &#8220;anti-asing&#8221; atau &#8220;pro-dagang&#8221;. Solusinya adalah tatanan digital yang tetap menghormati hubungan internasional namun berdiri tegak di atas kepentingan rakyat. Indonesia tidak perlu takut pada ancaman retaliasi karena memiliki landasan hukum di WTO yaitu: GATS Pasal XIV: Jurnalisme adalah instrumen &#8220;Moral Publik&#8221; dan &#8220;Ketertiban Umum&#8221; yang bisa dikecualikan dari aturan perdagangan bebas; Right to Regulate: Setiap negara berdaulat memiliki hak untuk mengatur sektor jasa digitalnya demi kepentingan nasional dan Non-Discriminatory Standards: Terapkan aturan bagi hasil berdasarkan ambang batas trafik (threshold), bukan asal negara perusahaan, agar selaras dengan prinsip National Treatment.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1152" src="https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1.jpeg" alt="" width="1242" height="1100" srcset="https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1.jpeg 1242w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-300x266.jpeg 300w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-1024x907.jpeg 1024w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-768x680.jpeg 768w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-150x133.jpeg 150w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-600x531.jpeg 600w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-696x616.jpeg 696w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-1068x946.jpeg 1068w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-474x420.jpeg 474w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1-948x840.jpeg 948w" sizes="(max-width: 1242px) 100vw, 1242px" /></p>
<p><em><strong>Indonesia tidak harus memilih antara &#8220;Ekonomi Barang&#8221; atau &#8220;Ekonomi Digital&#8221;. Strategi yang dapat diambil adalah:</strong></em><br />
1. Optimasi GATS Article XIV: Menggunakan argumen WTO bahwa jurnalisme adalah instrumen Ketertiban Umum. Indonesia memiliki hak berdaulat (Right to Regulate) untuk mengecualikan sektor informasi dari perdagangan bebas demi kesehatan demokrasi.<br />
2. Standar Non-Diskriminatif: Terapkan aturan bagi hasil berdasarkan ambang batas (threshold) trafik yang objektif bagi semua pemain, guna menciptakan level playing field tanpa melanggar prinsip National Treatment WTO.<br />
3. Klausul Transisi: Menyetujui ART namun dengan masa transisi 5-10 tahun untuk Pasal 3.3, memberi waktu industri media lokal untuk memperkuat struktur bisnisnya.<br />
4. Pajak Layanan Digital (DST): Jika bagi hasil dilarang melalui skema bilateral, Indonesia bisa menerapkan pajak layanan digital secara umum (sesuai consensus OECD/G20) yang dananya kemudian dialokasikan untuk subsidi jurnalisme berkualitas.<br />
5. Hilirisasi Informasi dan Kedaulatan Data: Memperlakukan data warga negara sebagai aset strategis. Platform global wajib bekerja sama melalui mekanisme transparan yang memungkinkan media lokal memahami audiensnya serta menjadikan data sebagai &#8220;nikel baru&#8221;. Indonesia harus memperlakukan data warga negara sebagai komoditas strategisyang tidak bisa ditukar dengan sekadar penurunan tarif tekstil.</p>
<p>Ratifikasi ART tanpa revisi Pasal 3.3 adalah langkah mundur bagi kedaulatan digital kita. Kita tidak boleh menukar martabat informasi kita dengan konsesi tarif perdagangan yang bersifat sementara. Kepada para pemangku kepentingan: Jangan biarkan Perpres 32/2024 menjadi macan kertas. Pemerintah agar melakukan Executive Review dan menuntut klausul pengecualian (carve-out) bagi industri pers. Mari kita kembalikan kejayaan Indonesia di mata dunia sebagai bangsa yang cerdas, berdaulat secara digital, dan mampu melindungi jurnalisme sebagai cahaya peradabannya. Merdeka !!!</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1153" src="https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52.jpeg" alt="" width="1124" height="1280" srcset="https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52.jpeg 1124w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-263x300.jpeg 263w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-899x1024.jpeg 899w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-768x875.jpeg 768w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-150x171.jpeg 150w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-300x342.jpeg 300w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-600x683.jpeg 600w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-696x793.jpeg 696w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-1068x1216.jpeg 1068w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-369x420.jpeg 369w, https://yayasandamarjati.or.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-28-at-10.47.52-738x840.jpeg 738w" sizes="(max-width: 1124px) 100vw, 1124px" /></p>
<ul>
<li><strong><em>Penulis: Ernawiyati, ST., MM &#8211; Ketua Umum Yayasan Damardjati, Direktur Pusat Inkubasi Bisnis Petani, Penulis dan Pegiat Literasi Digital.</em></strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/obor-jurnalisme-di-pusaran-arus-perdagangan-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NGOBROL LITERASI: MIJIL, TRISIK DAN PASIR HITAM</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/ngobrol-literasi-mijil-trisik-dan-pasir-hitam/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/ngobrol-literasi-mijil-trisik-dan-pasir-hitam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 11:33:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1111</guid>

					<description><![CDATA[&#160; www.yayasandamarjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 17/11/2025). &#8220;Ada peribahasa Arab yang menyatakan الفلاح سيد البلاد al falahu sayidu billadi, petani adalah tuan bagi suatu bangsa&#8217;, berbanggalah para petani di malam hari ini, silakan menikmati lagu Pasir Hitam,&#8221; tutur Muhammad Haikal Muqowi, personil band D&#8217;MIJIL sebelum melantunkan lagu Pasir Hitam di tengah acara Obrolan Literasi Novel [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="youtube-embed" data-video_id="4dmiaDHMqXQ"><iframe loading="lazy" title="NGOBROL LITERASI: MIJIL, TRISIK DAN PASIR HITAM" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/4dmiaDHMqXQ?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.yayasandamarjati.or.id">www.yayasandamarjati.or.id</a> &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 17/11/2025). &#8220;Ada peribahasa Arab yang menyatakan الفلاح سيد البلاد al falahu sayidu billadi, petani adalah tuan bagi suatu bangsa&#8217;, berbanggalah para petani di malam hari ini, silakan menikmati lagu Pasir Hitam,&#8221; tutur Muhammad Haikal Muqowi, personil band <strong>D&#8217;MIJIL</strong> sebelum melantunkan lagu Pasir Hitam di tengah acara <em><strong>Obrolan Literasi Novel MIJIL</strong></em> karya ernawiyati, nama pena Ketua Umum <strong>Yayasan Damardjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati)</strong> Erna Wiyati, S.T., M.M., di Warung Raos Ndheso, Dusun 7, Desa Banaran, Kecamatan Galur, kawasan Pantai Trisik, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (Jumat, 31/10/2025).</p>
<p>Ngobrol literasi yang diikuti para petani muda, pegiat media dan aktivis lembaga swadaya masyarakat di kawasan Trisik itu sangat istimewa karena diadakan di tempat kejadian konflik agraria tahun 2007 lalu yang menginspirasi kisah fiksi dalam novel MIJIL yang kini sudah memasuki cetakan keempat. Kisah perjuangan para petani mempertahankan lahan penghidupan mereka di pesisir Pantai Trisik yang akan diubah menjadi kawasan penambangan pasir besi, menjadi inspirasi lirik lagu Pasir Hitam. Lagu yang ditulis ernawiyati dan musiknya diciptakan Gerald Anggoman personil <strong>D&#8217;MIJIL</strong> yang merupakan grup musik di bawah D&#8217;RALDS Management, unit bisnis Yayasan Damarjati yang bergerak di bidang industri ekonomi kreatif.</p>
<p>Edi Yulianto, salah seorang petani Trisik bertutur pada tahun 2007 ketika terjadi pergolakan di Trisik dia baru duduk di bangku kelas 1 SMA dan ikut menjadi salah satu aktivis demo bersama Agung dan rekan-rekan lain yang hadir di acara bedah buku malam itu. Edi yang kini telah menjadi petani sukses dan pebisnis kuliner berharap segera ada sekuel novel MIJIL yang mengungkap sisi-sisi lain dalam konflik Trisik yang belum dituliskan. Kang Nung, peserta ngobrol literasi lainnya berharap novel MIJIL bisa diangkat ke layar film.</p>
<p>&#8220;MIIJIL artinya lahir. Novel ini membawa semangat lahir kembali sang tokoh utama Wina di tanah kelahirannya Yogyakarta. Saya ingin pembaca novel MIJIL bisa mengambil pesan moral untuk memperjuangkan kebenaran meski harus mempertaruhkan nyawa, seperti halnya Wina dan Kresha, tokoh-tokoh utama dalam novel MIJIL,&#8221; kata ernawiyati menutup ngobrol literasi malam itu yang diakhiri dengan penampilan grup musik <strong>D&#8217;MIJIL</strong> yang antara lain membawakan lagu Nirbita yang berarti perempuan tangguh, liriknya ditulis ernawiyati dan musiknya diciptakan Gerald Anggoman <strong>D&#8217;MIJIL</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Liputan : Tim Jaringan &#8211; Yayasan Damarjati.</li>
<li>Redaksi: Tim Humas -Yayasan Damarjati.</li>
<li>Editor: #SaDa</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salam berkepribadian dalam berkebudayaan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/ngobrol-literasi-mijil-trisik-dan-pasir-hitam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Road Show Bulan Pahlawan D&#8217;MIJIL</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/road-show-bulan-pahlawan-dmijil/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/road-show-bulan-pahlawan-dmijil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 01:09:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1107</guid>

					<description><![CDATA[www.yayasandamarjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 30/10/2025). Mengawali bulan November yang identik sebagai Bulan Pahlawan, Yayasan Damarjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati) menampilkan D&#8217;MIJIL, grup musik di bawah D&#8217;RALDS Management, unit bisnis Yayasan Damarjati di bidang industri ekonomi kreatif. D&#8217;MIJIL yang saat ini terdiri dari musisi Hironimus Gerald Euglezyano Anggoman (Gerald : piano / bass / gitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.yayasandamarjati.or.id &#8211;</strong> (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 30/10/2025). Mengawali bulan November yang identik sebagai Bulan Pahlawan, Yayasan Damarjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati) menampilkan D&#8217;MIJIL, grup musik di bawah D&#8217;RALDS Management, unit bisnis Yayasan Damarjati di bidang industri ekonomi kreatif.</p>
<p>D&#8217;MIJIL yang saat ini terdiri dari musisi Hironimus Gerald Euglezyano Anggoman (Gerald : piano / bass / gitar dan vokal) dan Muhammad Haikal Muqowi (Haikal : gitar &amp; vokal) mengusung lagu-lagu bertema patriotisme dan humanis. Sebagian besar lagu terinspirasi dari novel MIJIL karya ernawiyati, nama pena dari Ketua Umum Yayasan Damarjati Erna Wiyati. Lirik lagu Pasir Hitam, Nirbita dan Ngopi Ah ditulis ernawiyati berdasarkan esensi novel MIJIL,  sedangkan musik diciptakan Direktur Eksekutif D&#8217;RALDS Management Gerald Anggoman.</p>
<p>Gerald juga menciptakan lagu Bapak, yang liriknya berkisah tentang kenangan seorang anak pada ayahnya yang merupakan pahlawan keluarga bagi sang anak. Sedangkan lagu Kabut Sunyi diciptakan Wakil Direktur Eksekutif D&#8217;RALDS Management Muhammad Haikal Muqowi.</p>
<p>Lagu Pasir Hitam mengisahkan jeritan hati petani di tengah konflik agraria yang pernah terjadi di Trisik, Kulon Progo. Sedangkan Nirbita berarti perempuan tangguh, liriknya menggambarkan sosok perempuan yang tetap tegar meski cobaan selalu menghadang dan membawa harapan bagi para perempuan.</p>
<p>D&#8217;MIJIL berharap bisa mewarnai dunia musik Indonesia dengan lirik bernuansa positif dan membangkitkan semangat berkarya bagi kaum muda Indonesia. Bagi para remaja yang ingin belajar menekuni dunia musik, mari bergabung bersama D&#8217;MIJIL. Informasi lebih lanjut silakan menghubungi nomor telepon admin D&#8217;RALDS Management +62 823-1235-3175.</p>
<p><em><strong>-. Liputan : Tim Jaringan &#8211; Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Redaksi: Tim Humas -Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Editor: #SaDa</strong></em></p>
<p><em><strong>Salam berkepribadian dalam berkebudayaan.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/road-show-bulan-pahlawan-dmijil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NGOPI AH</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/ngopi-ah/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/ngopi-ah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 06:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1104</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Vokal : Gerald Anggoman (D&#8217;RALDS) Ciptaan : Gerald Anggoman (musik) &#38; ernawiyati (lirik) bila hatimu gundah perasaanmu resah tubuhmu mulai lelah sejenak istirahatlah .. wow.. how bila rindu membuncah pikiran pun terbelah segeralah ke rumah yuk kita ngopi ah harum kopi menghibur sepi ngopi ah yuk ngopi ah hilangkan semua gelisah]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id=""><iframe loading="lazy" title="NGOPI AH" width="563" height="1000" src="https://www.youtube.com/embed/O2L_q52LSsE?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
<p>Vokal : Gerald Anggoman (D&#8217;RALDS)<br />
Ciptaan : Gerald Anggoman (musik) &amp; ernawiyati (lirik)</p>
<p>bila hatimu gundah<br />
perasaanmu resah<br />
tubuhmu mulai lelah<br />
sejenak istirahatlah .. wow.. how</p>
<p>bila rindu membuncah<br />
pikiran pun terbelah<br />
segeralah ke rumah<br />
yuk kita ngopi ah</p>
<p>harum kopi<br />
menghibur sepi</p>
<p>ngopi ah<br />
yuk ngopi ah<br />
hilangkan semua gelisah</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/ngopi-ah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GRIYA KREASI DAMARJATI</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/griya-kreasi-damarjati/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/griya-kreasi-damarjati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 11:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1099</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Lirik : Ernawiyati Musik: D&#8217;RALDS (Gerald Anggoman) Setiap orang pasti punya potensi Yang mungkin masih tersembunyi Yuk gali kemampuan diri Wujudkan angan-angan di hati Gantungkan citamu tinggi-tinggi Ubahlah mimpi-mimpi Menjadi kenyataan hakiki Mulailah sejak saat ini Sesuatu yang besar dimulai dari langkah dini Jadikan diri Jadi lebih berarti Yuk kita berekspresi Di Griya Kreasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><iframe loading="lazy" title="GRIYA KREASI DAMARJATI" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/LUFjC2d4cck?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>Lirik : Ernawiyati</strong><br />
<strong>Musik: D&#8217;RALDS (Gerald Anggoman)</strong></p>
<p>Setiap orang pasti punya potensi<br />
Yang mungkin masih tersembunyi<br />
Yuk gali kemampuan diri<br />
Wujudkan angan-angan di hati</p>
<p>Gantungkan citamu tinggi-tinggi<br />
Ubahlah mimpi-mimpi<br />
Menjadi kenyataan hakiki<br />
Mulailah sejak saat ini</p>
<p>Sesuatu yang besar dimulai<br />
dari langkah dini<br />
Jadikan diri<br />
Jadi lebih berarti</p>
<p>Yuk kita berekspresi<br />
Di Griya Kreasi Damarjati<br />
Yuk kita berekspresi<br />
Di Griya Kreasi Damarjati</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/griya-kreasi-damarjati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>APA SIH GRIYA KREASI DAMARJATI?</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/apa-sih-griya-kreasi-damarjati/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/apa-sih-griya-kreasi-damarjati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 07:38:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1097</guid>

					<description><![CDATA[&#160; www.yayasandamarjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 07/09/2025). Yayasan Damardjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati) berupaya mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang diwariskan pendiri bangsa Indonesia Soekarno dan guru bangsa Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur). &#8220;Kami terinspirasi dengan semangat pluralisme yang diajarkan Gus Dur dan kepedulian terhadap wong cilik dari Soekarno. Griya Kreasi Damarjati merupakan wahana yang kami sediakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><iframe loading="lazy" title="APA SIH GRIYA KREASI DAMARJATI ?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/5LGrIs9YWqE?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>www.yayasandamarjati.or.id &#8211;</strong> (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 07/09/2025). Yayasan Damardjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati) berupaya mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang diwariskan pendiri bangsa Indonesia Soekarno dan guru bangsa Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur).</p>
<p>&#8220;Kami terinspirasi dengan semangat pluralisme yang diajarkan Gus Dur dan kepedulian terhadap wong cilik dari Soekarno. Griya Kreasi Damarjati merupakan wahana yang kami sediakan untuk seluruh lapisan masyarakat. Untuk tahap awal tersedia program Damarjati Teknik, D&#8217;Ralds Management, Damarjati Production dan Kanal Damarjati,&#8221; tutur Ketua Umum Yayasan Damarjati Erna Wiyati, S.T., M.M., saat ditemui Aisyah Risky Murtiani, generasi Z yang tertarik dengan keberadaan Griya Kreasi Damarjati yang berlokasi di Jalan Pondok Jaya III nomor 8, Pela Mampang, Jakarta Selatan.</p>
<p>Direktur Eksekutif Damarjati Teknik Ade Setiawan yang biasa disapa Dede menjelaskan bahwa biaya registrasi kelas Damarjati Teknik normalnya tiga ratus ribu rupiah, saat ini promo hanya seratus lima puluh ribu rupiah. Untuk biaya bulanan Kelas Damarjati Teknik satu juta rupiah untuk delapan kali pertemuan. Selain itu, Damarjati Teknik juga menyediakan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, dan juga jika sudah selesai belajar, semua siswa akan direkrut menjadi anggota tim Damarjati Teknik untuk menerima order pekerjaan teknik seperti instalasi dan perbaikan pompa air, instalasi listrik, renovasi bangunan dan lain-lain.</p>
<p>&#8220;Filosofi Griya Kreasi Damarjati juga terinspirasi dari Dewi Saraswati yang merupakan dewi bidang ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, seni, dan musik. Di sini (red: Griya Kreasi Damarjati) selain tersedia program yang terkait dengan ilmu pengetahuan melalui Damarjati Teknik, juga ada program terkait seni musik dan suara melalui D&#8217;Ralds Management, yaitu D&#8217;Ralds Recording Studio, Damarjati Sekolah Musik GEA dan D&#8217;Ralds Talent Management. Tersedia juga layanan pembuatan video klip dan pengurusan hak cipta,&#8221; terang penulis novel MIJIL dengan nama pena Ernawiyati.</p>
<p>Sedangkan Direktur Eksekutif D&#8217;Ralds Gerald Anggoman menambahkan bahwa saat ini D&#8217;Rald Management menyediakan promo untuk biaya registrasi kursus privat di Damarjati Sekolah Musik GEA yaitu harga normal dua ratus ribu rupiah diskon hanya menjadi seratus ribu rupiah. Biaya bulanan hanya tujuh ratus ribu rupiah untuk empat kali pertemuan, dengan durasi setiap pertemuan satu jam. Selain itu juga D&#8217;Rald Management menyediakan alat musik bagi siswa yang belum memiliki alat musik, serta para alumni juga akan dibimbing masuk ke industri musik.</p>
<p>&#8220;Harapan kami langkah kecil ini bisa membantu mewujudkan masyarat yang berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam berkebudayaan,&#8221; tutup Ketua Umum Yayasan Damarjati Erna Wiyati, S.T., M.M., yang juga penulis novel MIJIL.</p>
<p><em><strong>-. Liputan : Tim Jaringan &#8211; Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Redaksi: Tim Humas -Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Editor: #SaDa</strong></em></p>
<p><em><strong>Salam berkepribadian dalam berkebudayaan.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/apa-sih-griya-kreasi-damarjati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PERTAHANAN PANGAN DI PAPUA TENGAH (BAGIAN KEDUA)</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/pertahanan-pangan-di-papua-tengah-bagian-kedua/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/pertahanan-pangan-di-papua-tengah-bagian-kedua/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 11:33:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1094</guid>

					<description><![CDATA[&#160; www.yayasandamarjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 31/08/2025). Di tengah carut marut kondisi di berbagai kota di Indonesia yang dipicu kabar kenaikan tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat, sosok Thobias Bagubau. S.I.P salah satu Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah cukup unik dan memberikan harapan. Thobi panggilan akrab pria yang  baru saja ditunjuk menjadi Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="wZLk3GzvxZs"><iframe loading="lazy" title="PERTAHANAN PANGAN DI PAPUA TENGAH (BAGIAN KEDUA)" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/wZLk3GzvxZs?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
<p><strong>www.yayasandamarjati.or.id &#8211;</strong> (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 31/08/2025). Di tengah carut marut kondisi di berbagai kota di Indonesia yang dipicu kabar kenaikan tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat, sosok Thobias Bagubau. S.I.P salah satu Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah cukup unik dan memberikan harapan. Thobi panggilan akrab pria yang  baru saja ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) Papua Tengah ini sangat peduli dengan kesejahteraan petani dan nelayan di provinsi beribukota Nabire yang baru terbentuk pada tahun 2022 tersebut.</p>
<p>&#8220;Perlu usaha yang tidak mudah untuk mengubah masyarakat Papua Tengah yang selama ini sebagian bekerja mendulang emas menjadi petani atau nelayan. Kami akan menggali kebutuhan petani atau nelayan sehingga mereka mampu berproduksi dan kami akan mengawal ke Pemerintah Daerah Provinsi Papua Tengah maupun ke DPRD Papua Tengah sehingga program untuk petani dan nelayan bisa berjalan, kesejahteraan mereka meningkat,&#8221; tutur Thobi saat ditemui Erna Wiyati, S.T, M.M Ketua Umum Yayasan Damardjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati).</p>
<p>Berdasar informasi di situs https://papuatengahprov.go.id Provinsi Papua Tengah yang terdiri dari Kabupaten Nabire di bagian utara Papua Tengah merupakan dataran rendah berbatasan langsung dengan Taman Nasional Teluk Cenderawasih yang memiliki potensi pariwisata bahari seperti terumbu karang, pulau-pulau berpasir putih dan hiu paus. Bagian tengah Papua Tengah terdapat kawasan Danau Paniai dan Pegunungan Jayawijaya. Di provinsi ini terdapat gunung tertinggi di Indonesia yaitu Puncak Jaya yang terdapat gletser abadi serta tambang emas Grasberg yang dioperasikan oleh Freeport Indonesia. Bagian selatan Papua Tengah adalah Kabupaten Mimika dengan ibu kotanya di Timika, yang merupakan salah satu kota besar di Pulau Papua. Sedangkan topografi Mimika berupa rawa-rawa, sungai, dan pantai.</p>
<p>&#8220;Sebagai provinsi baru Papua Tengah belum memiliki infrastruktur jalan, listrik dan telekomunikasi yang memadai. Ketiga hal tersebut sangat penting dalam menunjang pertahanan pangan di Papua Tengah. Saat ini kondisi jalan, listrik dan telekomunikasi yang cukup memadai baru ada di Nabire dan Timika. Kami akan terus mendorong agar pembangunan di Papua Tengah segera berjalan untuk mendorong sentra-sentra produksi pangan dan sentra-sentra pasar untuk meningkatkan pendapatan para petani dan nelayan,&#8221; pungkas Thobi yang juga menyampaikan saat ini sudah 12 peraturan daerah yang dibuat DPRD Provinsi Papua Tengah dalam kurun waktu 8 bulan terakhir.</p>
<p>Semoga kerja nyata Pak Thobi dan tim DPW PETANI Papua Tengah segera terimplementasi dengan baik untuk mewujudkan pertahanan pangan di Papua Tengah. Salam berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam berkebudayaan.</p>
<p><em><strong>-. Liputan : Tim Jaringan &#8211; Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Redaksi: Tim Humas -Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Editor: #SaDa</strong></em></p>
<p><em><strong>Salam berkepribadian dalam berkebudayaan.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/pertahanan-pangan-di-papua-tengah-bagian-kedua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PERTAHANAN PANGAN DI PAPUA TENGAH</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/pertahanan-pangan-di-papua-tengah/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/pertahanan-pangan-di-papua-tengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 16:23:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1090</guid>

					<description><![CDATA[&#160; www.yayasandamarjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 27/08/2025). Tiga elemen krusial bagi kehidupan adalah pangan, energi, dan air. Undang-undang utama yang mengatur kedaulatan pangan di Indonesia adalah UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan melalui pengaturan ketersediaan, keterjangkauan, konsumsi, dan keamanan pangan. UU ini mengatur berbagai aspek penyelenggaraan pangan, termasuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><iframe loading="lazy" title="PERTAHANAN PANGAN DI PAPUA TENGAH " width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/6QhfxmCbPc4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>www.yayasandamarjati.or.id &#8211;</strong> (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 27/08/2025). Tiga elemen krusial bagi kehidupan adalah pangan, energi, dan air. Undang-undang utama yang mengatur kedaulatan pangan di Indonesia adalah UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan melalui pengaturan ketersediaan, keterjangkauan, konsumsi, dan keamanan pangan. UU ini mengatur berbagai aspek penyelenggaraan pangan, termasuk perencanaan, ketersediaan, akses, konsumsi, keamanan, pengawasan, dan penelitian. Pada tanggal 5 Agustus 2025 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi telah menetapkan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, Dan Air Nasional. Dengan telah ditetapkannya Inpres Nomor 14 Tahun 2025, diharapkan pemerintah menegaskan komitmen mempercepat kemandirian nasional di bidang pangan, energi, dan air sebagai dasar dalam menuju kesejahteraan rakyat dan Indonesia Emas 2045.</p>
<p>&#8220;Papua Tengah selama ini dikenal dengan komoditas hasil tambang yang kurang memperhatikan kesejahteraan rakyat. Kami sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait di Provinsi Papua Tengah. Kami akan melakukan pendataan dan kunjungan ke lapangan untuk merumuskan konsep dan program kerja yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan di Papua Tengah,&#8221; kata Thobias Bagubau, S.I.P., yang baru saja ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) Papua Tengah.</p>
<p>Dalam pertemuan dengan Ketua Umum Yayasan Damardjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati) Erna Wiyati S.T., M.M., pria yang juga Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Tengah biasa disapa Thobi menjelaskan, bahwa Provinsi Papua Tengah secara resmi terbentuk pada tanggal 25 Juli 2022. Pembentukan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah, bersama dengan dua provinsi pemekaran lainnya, yaitu Papua Pegunungan dan Papua Selatan (Jakarta, 24/08/2025).</p>
<p>&#8220;Provinsi Papua Tengah memiliki kondisi geografis beragam mulai dari kawasan pesisir hingga pengunungan. Provinsi ini beribu kota di Nabire dan terdiri dari delapan kabupaten yaitu Nabire, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Mimika, Paniai, Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya menghadapi tantangan besar dalam hal pertahanan pangan. Jadi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para petani dan nelayan di Papua Tengah agar bisa mengolah lahan dan hasil laut dengan lebih baik,&#8221; pungkas Thobi.</p>
<p><em><strong>-. Liputan : Tim Jaringan &#8211; Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Redaksi: Tim Humas -Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Editor: #SaDa</strong></em></p>
<p><em><strong>Salam berkepribadian dalam berkebudayaan.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/pertahanan-pangan-di-papua-tengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GRIYA KREASI DAMARJATI, UPAYA SOLUSI LAPANGAN KERJA UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG BERDIKARI DALAM EKONOMI</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/griya-kreasi-damarjati-upaya-solusi-lapangan-kerja-untuk-mewujudkan-masyarakat-yang-berdikari-dalam-ekonomi/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/griya-kreasi-damarjati-upaya-solusi-lapangan-kerja-untuk-mewujudkan-masyarakat-yang-berdikari-dalam-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 19:48:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan dan Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1083</guid>

					<description><![CDATA[&#160; www.yayasandamarjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 22/08/2025). Yayasan Damardjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati) yang mengusung slogan BERKEPRIBADIAN DALAM BERKEBUDAYAAN dan visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang Pendidikan, Kebudayaan, Usaha Mikro Kecil, Menengah dan Industri Ekonomi Kreatif, Kemanusiaan dan Tanggap Bencana dengan berlandaskan Pancasila, berupaya mengejawantahkan visi tersebut menjadi langkah nyata. &#8220;Griya Kreasi Damarjati adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><iframe loading="lazy" title="GRIYA KREASI DAMARJATI" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/5hSfE4AUpZI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>www.yayasandamarjati.or.id &#8211;</strong> (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Jakarta, 22/08/2025). Yayasan Damardjati Masjarakat Sedjati (Yayasan Damarjati) yang mengusung slogan BERKEPRIBADIAN DALAM BERKEBUDAYAAN dan visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang Pendidikan, Kebudayaan, Usaha Mikro Kecil, Menengah dan Industri Ekonomi Kreatif, Kemanusiaan dan Tanggap Bencana dengan berlandaskan Pancasila, berupaya mengejawantahkan visi tersebut menjadi langkah nyata.</p>
<p>&#8220;Griya Kreasi Damarjati adalah wahana yang kami (red: Yayasan Damarjati) sediakan untuk masyarakat yang ingin mengembangkan minatnya menjadi hal yang produktif, bisa menjadi mata pencaharian. Untuk tahap awal kami menyediakan program D&#8217;RALDS Management dan Damarjati Teknik,&#8221; kata Emi Sulyuwati, S.E., yang biasa dipanggil Adhe selaku Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Jaringan Yayasan Damarjati.</p>
<p>Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Jaringan Yayasan Damarjati Emi Sulyuwati, S.E., juga menjelaskan bahwa D&#8217;RALDS Management dan Damarjati Teknik dimotori serta dipimpin personal-personal yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya masing-masing supaya para peserta didik bisa lebih produktif, mampu menjadi insan yang berdikari secara ekonomi dan yang lebih penting memiliki mental yang berkepribadian dalam berkebudayaan.</p>
<p>&#8220;D&#8217;RALDS Management membantu mewujudkan mimpi mereka yang memiliki minat di bidang seni musik dan tarik suara. Tersedia kelas privat untuk vokal dan alat musik gitar, bas serta piano di Damarjati Sekolah Musik Gea. Para alumni akan dibimbing masuk ke industri musik. Selain itu juga tersedia D&#8217;RALDS Recording Studio, lengkap dengan fasilitas mixing hingga pembuatan video klip,&#8221; tutur Hironimus Gerald Euglezyano Anggoman atau biasa dipanggil Gerald selaku Direktur Eksekutif D&#8217;RALDS Yayasan Damarjati.</p>
<p>Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Jaringan Yayasan Damarjati ini juga menambahkan, seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Damarjati Erna Wiyati, S.T., M.M., yang juga penulis novel MIJIL pada acara tumpengan Griya Kreasi Damarjati (Jakarta, 14/08/2025) bahwa dengan adanya Griya Kreasi Damarjati diharapkan dapat membantu meraih mimpi para insani untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dalam ekonomi dan berkepribadian dalam berkebudayaan.</p>
<p>&#8220;Bagi mereka yang memiliki minat di bidang teknik, Damarjati Teknik hadir membuka kelas aplikatif untuk disalurkan menjadi tim yang melayani pekerjaan : pembuatan sumur pompa, perbaikan pompa air, instalasi listrik, instalasi penangkal petir, renovasi bangunan dan lain-lain,&#8221; kata Dede panggilan akrab Ade Setiawan sebagai Direktur Eksekutif Damarjati Teknik.</p>
<p><em><strong>Semua kelas tersedia dengan harga terjangkau. Untuk informasi lebih lanjut dan registrasi, silakan hubungi Admin Griya Kreasi Damarjati di nomor telepon seluler : +62 823-1235-3175 (D&#8217;RALDS Management) dan +62 823-1235-3168 (Damarjati Teknik).</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Liputan : Tim Jaringan &#8211; Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Redaksi: Tim Humas -Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Editor: #SaDa</strong></em></p>
<p><em><strong>Salam berkepribadian dalam berkebudayaan.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/griya-kreasi-damarjati-upaya-solusi-lapangan-kerja-untuk-mewujudkan-masyarakat-yang-berdikari-dalam-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>REGENERASI PETANI TRISIK</title>
		<link>https://yayasandamarjati.or.id/regenerasi-petani-trisik/</link>
					<comments>https://yayasandamarjati.or.id/regenerasi-petani-trisik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[yayasandamarjati.or.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2025 15:36:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMKM dan Industri Ekonomi Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://yayasandamarjati.or.id/?p=1078</guid>

					<description><![CDATA[www.yayasandamarjati.or.id &#8211; (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Kulonprogo, 02/08/2025). Edi Yulianto terbilang sosok yang unik. Dibandingkan mayoritas generasi Z yang lebih menyukai kehidupan modern di perkotaan, Edi memilih menekuni profesi sebagai petani, meneruskan usaha orang tuanya di lahan pesisir kawasan pantai Trisik, Desa Banaran, Kapanewon atau Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. &#8220;Saya awalnya tidak berminat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>www.yayasandamarjati.or.id &#8211;</strong> (#BerkepribadianDalamBerkebudayaan &#8211; Kulonprogo, 02/08/2025). Edi Yulianto terbilang sosok yang unik. Dibandingkan mayoritas generasi Z yang lebih menyukai kehidupan modern di perkotaan, Edi memilih menekuni profesi sebagai petani, meneruskan usaha orang tuanya di lahan pesisir kawasan pantai Trisik, Desa Banaran, Kapanewon atau Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>&#8220;Saya awalnya tidak berminat menjadi petani karena stigma negatif petani seperti tingkat kesejahteraan dan pendidikan yang kurang, saya minder menjadikan petani sebagai profesi,&#8221; tutur Kepala Laboratorium Kedaulatan Pangan dan Agribisnis Kerakyatan (Lab.KPAK) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) Unit Kulon Progo Edi Yulianto pada Direktur Eksekutif Damarjati Production Iwan Boyor Yulianto.</p>
<p>Edi menjelaskan bahwa sejak kecil membantu orang tuanya yang membentuk Kelompok Tani Sido Dadi di Trisik di akhir tahun 1990, turut melewati fase-fase sulit menjadi petani, di saat petani di Trisik pernah mengalami kontra dengan pihak pemerintah saat kawasan Trisik akan diubah menjadi kawasan pertambangan. Saat itu para petani Trisik berposisi memperjuangkan lahan penghidupan mereka yang semula lahan pesisir tandus menjadi lahan subur penghasil komoditas yang menjadi sumber penghidupan mereka. Kondisi ini mengilhami Ernawiyati nama pena Ketua Umum Yayasan Damarjati Erna Wiyati, S.T, M.M., menulis novel MIJIL dan lirik lagu Pasir Hitam.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="REGENERASI PETANI TRISIK" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/Trqs2mSp8rI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>&#8220;Sejak tahun 2015 dan saat masih duduk di bangku kuliah, saya telah mengorganisir petani milenial di Trisik. Dan para petani tersebut mayoritas mengembangkan tanaman hortikultura karena sesuai untuk lahan pasir di pesisir. Komoditas unggulan adalah cabai, selain itu mereka juga membudidayakan melon, semangka, sayur-sayuran, bawang merah, dan lain-lain. Selain itu juga memberikan penguatan kepada para petani binaannya bahwa petani Trisik mampu menjadi yang terdepan. Saat ini petani Trisik menjadi percontohan dari berbagai daerah,&#8221; jelas Kepala Lab.KPAK PETANI Unit Kulon Progo Edi Yulianto yang telah mengorganisir 73 orang petani berusia di bawah 40 tahun.</p>
<p>Menurut Edi, petani harus memiliki posisi tawar. Saat pasca panen harga di tingkat petani harus lebih bagus dari pada di tengkulak. Meskipun tengkulak sebenarnya tidak selalu negatif jika bisa memberikan posisi tawar. Karena ada barang yang tidak bisa diambil pasar misal karena kualitas kurang bagus, tengkulak bisa mengambil semua produk petani. Selain itu petani harus berkelompok untuk memudahkan mendapat bantuan atau kerja sama dengan berbagai pihak, seperti halnya di Trisik untuk budi daya pertanian di lahan pasir yang membutuhkan waktu berpuluh tahun.</p>
<p>&#8220;Saat ini Trisik menghasilkan 50 ton cabai per hari saat musim panen. Tahun 2014 mulai menginisiasi pasar lelang cabai. Dengan adanya pasar lelang, pedagang berlomba menawar barang dengan harga bagus, lebih layak bagi petani. Petani Trisik sempat bekerja sama dengan berbagai perusahaan, antara lain dengan perusahaan kosmetik untuk penanaman terong. Harga yang didapatkan bisa di atas harga pokok produksi. Para petani Trisik juga belajar jalur distribusi dan pemasaran petani langsung ke pasar induk. Saat ini lebih mudah menjadi petani dengan adanya perkembangan teknologi. Harapan saya generasi muda bangga bercita-cita menjadi petani. Jadilah petani yang adaptif terhadap perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence). Jadilah petani yang rajin mencoba hal-hal baru dengan belajar dari media sosial dan memanfaatkan sumber-sumber lain,&#8221; tutup Kepala Lab.KPAK PETANI Unit Kulon Progo Edi Yulianto.</p>
<p><em><strong>-. Liputan : Tim Jaringan &#8211; Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Redaksi: Tim Humas -Yayasan Damarjati.</strong></em></p>
<p><em><strong>-. Editor: #SaDa</strong></em></p>
<p><em><strong>Salam berkepribadian dalam berkebudayaan.</strong></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://yayasandamarjati.or.id/regenerasi-petani-trisik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
